Pekanbaru, PP
Dalam rangka mengantisipasi serangan hacker terhadap pemberitaan media online terutama yang mempublikasikan informasi kontrol sosial dari Tim LSM KIPPI (Komunitas Insan Peduli Pers Indonesia), kali ini LSM KIPPI memprakarsai media cetak segera eksis terbit.
Menurut Nelson Hutahaean, baru-baru ini diduga salah satu Dinas yang ada di Provinsi Riau melakukan serangan hacker terhadap salah satu media online yang menyoroti kinerja salah satu Dinas yang tidak bersedia melakukan pelayanan publik atas permintaan informasi dari LSM KIPPI, kata lelaki yang terdaftar sebagai anggota muda PWI Riau ini, pada Senin (24/08/26) di ruang kerjanya.
Dilanjutkan Ketua Umum DPP LSM KIPPI ini, kuat dugaan kepala Dinas yang diberitakan terus-menerus dan bertubi-tubi di beberapa media panik sehingga diduga menyuruh orang untuk melakukan serangan hacker terhadap media online PP, namun LSM KIPPI tidak habis akal untuk tetap menyoroti sampai jelas hitam atau putih kinerja si oknum Kadis.
“Kami Tim LSM KIPPI berterima kasih kepada siapa pun yang menghacker media online karena atas kejadian tersebut Tim LSM KIPPI telah menciptakan ide baru dengan mengaktifkan media cetak sebagai media anti hacker,” sebut aktivis Pers ini.
Ditambahkannya juga, penghackeran yang dialami Tim DPP LSM KIPPI malah membuat beberapa media ikut bergabung sehingga ke depannya bila LSM KIPPI merilis suatu berita sedikitnya ada 20 media online yang sudah siap mendukung serta 10 media cetak yang turut memberitakan, selain itu LSM KIPPI sudah mempersiapkan badan hukum baru terhadap media yang bekerja sama dengan LSM KIPPI bahkan pengurus juga sudah mempersiapkan regenerasi bagi para pewarta baru yang rata-rata berpendidikan S1 yang terlebih dahulu diberikan pelatihan jurnalis, imbuh Nelson mengakhiri.
Sementara itu hal senada juga disampaikan Mardiyus S.Pd., selaku Sekretaris Umum DPP LSM KIPPI mengatakan bahwa LSM KIPPI juga akan mengadakan audiensi ke pihak kepolisian dan kejaksaan guna berkolaborasi terhadap suatu laporan atas temuan dugaan pelanggaran hukum di beberapa instansi pemerintah.
Diteruskan Mardiyus, dalam waktu dekat LSM KIPPI juga akan merealisasikan misi bahwa LSM KIPPI merupakan alat pemersatu media dan masyarakat sehingga masyarakat umum juga diberi kesempatan untuk mendapat pelatihan jurnalis dan pendidikan tentang hukum, terang Mardiyus.
“Bagi masyarakat umum yang sudah ikut bergabung di LSM KIPPI kami harapkan berani untuk bersatu karena hanya tinggal kekuatan LSM dan Pers serta masyarakatlah yang harus diperkuat karena akhir-akhir ini beberapa pemberitaan sepertinya dan diyakini sejumlah oknum eksekutif, legislatif, yudikatif berselingkuh dalam menjalankan Tufoksinya,” tutup Mardiyus.
(Rilis KIPPI/Tim Red)

إرسال تعليق