Bangkinang, PP — Keluarga besar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang mengadakan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada anak-anak yatim pada Senin pagi (26/01/2026).
Kegiatan yang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang Alexander Lisman Putra bersama jajaran pejabat struktural serta pegawai Lapas. Turut hadir pula Kapolsek Bangkinang Kota IPTU Dr. Eko WN Besari, SH, MH, CPM serta perwakilan Kementerian Agama, Ustaz Iskandar, S.Sy, M.Sy.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang Alexander Lisman Putra menyampaikan rasa syukur karena dapat berkumpul bersama keluarga besar Lapas dan para undangan dalam kegiatan yang penuh kebersamaan tersebut.
Ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim.
“Pagi ini kita berkumpul bukan sekadar untuk bertemu, tetapi juga memperkuat silaturahmi. Ini merupakan momen penuh keberkahan karena kita dapat berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian kita,” ujar Alexander Lisman Putra.
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Bangkinang untuk terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, khususnya kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
Menurutnya, santunan yang diberikan diharapkan tidak hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga mampu menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim yang menerimanya.
Selain pemberian santunan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Lapas Kelas IIA Bangkinang dengan berbagai instansi, termasuk kepolisian, Kementerian Agama, serta masyarakat sekitar. Terlaksananya kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak yang menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Kapolsek Bangkinang Kota IPTU Dr. Eko WN Besari yang menilai kegiatan sosial seperti ini memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antar lembaga serta masyarakat.
Ia menyebutkan bahwa kegiatan tersebut menjadi contoh nyata bagaimana berbagai pihak dapat saling mendukung dan bekerja sama untuk memberikan manfaat bagi sesama.
Sebagai penutup, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai lembaga lainnya untuk terus melaksanakan kegiatan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat serta memperkuat hubungan antar institusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. Kegiatan santunan ini tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat. (Benni/PP)
Posting Komentar