Masyarakat Desa Tarikan Gelar Aksi Damai di Polda Jambi: Dukung Penuh Proses Hukum Dugaan Pungli, Perintangan, dan Penggelapan Berkedok Portal

 


Jambi,Potretpublik.com.

Masyarakat Desa Tarikan, Kabupaten Muaro Jambi, didampingi Perkumpulan Elang Nusantara, menggelar aksi damai di depan Gedung Mapolda Jambi, Senin (3/11/2025).

Aksi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap langkah hukum yang tengah dilakukan Ditreskrimum Polda Jambi atas dugaan pungutan liar (pungli), perintangan, dan penggelapan berkedok portal yang diduga dilakukan oleh seseorang bernama A. Sabki.

Salah satu koordinator lapangan (korlap), Rendi, menyampaikan bahwa masyarakat datang untuk memberikan dukungan penuh kepada penyidik dan aparat kepolisian yang menangani kasus tersebut.

> “Kami datang untuk mensuport Ditreskrimum Polda Jambi dan penyidik dalam menangani kasus dugaan pungli, perintangan, dan penggelapan oleh A. Sabki. Ia mengaku membuat portal berdasarkan SK tol, namun kami menilai hal itu hanya kedok,” tegas Rendi.

Ia juga menambahkan, masyarakat mendesak agar penyidik segera menangkap terduga pelaku.

> “Tangkap A. Sabki! Masyarakat Desa Tarikan bersama Polda Jambi. Aksi damai ini kami lakukan untuk membantah semua tudingan dan surat yang disebarkan oleh oknum maupun pengacaranya,” ujarnya lantang.

Sementara itu, Amri dari Perkumpulan Elang Nusantara menegaskan bahwa aksi ini bukan bentuk kriminalisasi, melainkan dukungan terhadap penegakan hukum.

> “Ini bukan bentuk kriminalisasi. Kami hadir untuk membantah klaim sepihak seseorang yang mengatasnamakan masyarakat Desa Tarikan,” tegas Amri dalam orasinya.

Hal senada juga disampaikan oleh Iyan dari Perkumpulan Tertib dan Bangkit, yang menilai tindakan pungutan portal telah meresahkan masyarakat.

> “Kami meminta proses hukum terhadap terlapor segera diselesaikan. Jika terbukti, segera tetapkan sebagai tersangka dan tangkap agar situasi Desa Tarikan tetap kondusif,” ungkapnya.

Dalam audiensi bersama pihak Polda Jambi di ruang Wasiddik Ditreskrimum, masyarakat menilai pungutan terhadap kendaraan yang melintasi portal tersebut jelas melanggar hukum dan merugikan warga.

> “Kami mendukung penuh langkah kepolisian untuk menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam praktik pungli. Tidak boleh ada pungutan liar yang merugikan masyarakat,” tegas perwakilan warga.

Massa juga menyerukan agar aparat penegak hukum bertindak transparan dan profesional dalam menangani kasus ini. Masyarakat Desa Tarikan menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas.

Aksi damai berlangsung tertib dan mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Sementara itu, pihak Ditreskrimum Polda Jambi menyatakan komitmennya untuk menuntaskan kasus dugaan pungli berkedok portal tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku.(Dewi) 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama